TEKNIK BELAJAR APAPUN DENGAN CEPAT

By Muhammad Bahauddin Amin

Saya dan kebanyakan orang sering salah dalam menafsirkan skill 10.000 jam. dibanyak seminar saya,  saya sering mengajarkan teori ini dan saya juga menggunakan nya ke diri sendiri. Hasilnya? efektif tapi lambat. dalam 10 tahun ini hanya bisa menikmati hidup dengan belajar 4-5 skill baru. baru setahun lalu mendengar audiobook guru saya mas Agus setiawan baru saya paham bahwa teknik belajarnya harus diperbaharui. jadi dalam 10 tahun kedepan, diri ini terus bertumbuh. makin menguasai skill utama dan punya banyak skill tambahan. untuk apa? ya tentu saja untuk menikmati hidup. masa hidup 60 tahun ente hanya mau melakukan hal yang sama terus? ditambah lagi ngak punya skill lain? kebayang betapa suram hidup seperti itu.  Resume dari mas darmawan aji berikut ini sangat baik menjelaskan tentang hal tersebut. 

Buku “The First 20 Hours” adalah buku yang ditulis oleh Josh Kaufman. Penulis menyebut dirinya sebagai ‘learning junkie‘ – orang yang gila belajar. Bagi orang yg suka mempelajari berbagai hal, buku ini sangat cocok. Juga untuk orang yg suka berbagai hobi dan mempelajari berbagai skill.

Ide dasar dari buku ini ada dua:

1. Berapa lama waktu yg diperlukan untuk menguasai sebuah skill baru?

2. Bagaimana menguasai sebuah skill baru dg waktu sesingkat-singkatnya?

Mari kita bahas satu per satu.

Bila kita membaca buku Malcolm Gladwel yg berjudul OUTLIERS, kita akan menemukan “Aturan 10.000 Jam.” Gladwel mengutip penelitian Anders Ericsson tentang waktu yg diperlukan utk menguasai sebuah world-class skill. Menurut Ericsson, kita perlu meluangkan waktu selama 10.000 jam untuk menjadi ahli dalam sebuah keterampilan.

Penelitian ini sering disalahpahami oleh orang awam. Orang awam menganggap bahwa untuk menguasai sebuah skill (di level manapun) kita perlu melatihnya 10.000 jam. Padahal yg dimaksud adalah skill di level dunia – World class skill: Skill memasak ala chef bintang lima, skill tennis level pemain Wimbledon, skill basket pemain NBA, skill sepak bola pemain World Cup, atau skill golf pemain PGA TOUR.

Namun, jika kita hanya perlu menguasai skill untuk sekadar keperluan pribadi, benarkah kita perlu waktu 10.000 jam? Jawabannya: Tidak Perlu.

Menurut hipotesis Josh Kaufman kita hanya memerlukan waktu 20 jam untuk menguasai sebuah skill utk keperluan pribadi: Bermain gitar untuk menghibur teman, bermain catur dengan kawan, bermain tenis dengan tetangga, bermain golf dg rekan bisnis.

Anda bisa menguasai itu semua hanya dengan meluangkan 20 jam.

Menarik bukan?

Kaufman mengistilahkan proses penyerapan keterampilan yg cepat ini dg istilah “Rapid Skill Acquisiton” (Bahasa Indonesianya apa ya? Rapid = cepat; Skill = keterampilan; Acquisition = akuisisi; perolehan – Perolehan keterampilan dengan cepat 😁)

Apa itu Rapid Skill Acquisition?

Rapid Skill Acquisition adalah proses mem-break down sebuah skill yang ingin Anda kuasai menjadi elemen-elemen yang lebih kecil – bahkan terkecil. Kemudian mengidentifikasi elemen mana yang terpenting, dan secara terencana melatih elemen terpenting tersebut terlebih dahulu.

Ada lima langkah dalam melakukan Rapid Skill Acquisition:

Deciding: Memutuskan dengan tepat apa yang ingin Anda kuasai. Termasuk menentukan level kedalamannya.

Deconstructing: Memecah skill menjadi sub-sub skill yang lebih sederhana. Sehingga Anda dapat melatihnya secara mandiri.

Learning: Mempelajari konsep dasar teori secukupnya. Sehingga Anda dapat mengkoreksi latihan Anda sendiri.

Removing: Menyingkirkan hambatan fisik, mental, emosional yang menghalangi proses latihan.

Practicing: Melatih elemen sub skill terpenting setidaknya dalam 20 jam.

Sederhana bukan? Hanya membutuhkan keputusan dan kemauan..rangkuman materi buku beliau ada di video berikut. 

kita simpulkan ya. jadi sebenarnya kita ga butuh 10.000 jam untuk menguasai skill tertentu. saya juga salah soal ini. kita hanya butuh luangkan waktu 20 jam untuk belajar dan fokus unutk menguasai skill baru dalam lingkup pribadi dan kemajuan diri. tentunya anda bisa dalami terus jika anda ingin naik kelas ke level berbeda. artinya jika anda luangkan waktu yang cukup, dalam setahun anda punya kehidupan yang lebih menarik karena bisa belajar apapun dengan waktu yang cukup ditengah2 sibuk kita. 

jadi..liburan nanti mau kuasai skill apa?

#MBApapua

#TERUSberTUMBUH

2 Replies to “TEKNIK BELAJAR APAPUN DENGAN CEPAT”

  1. Bagaimana caranya agar skill yg banyak Kita pelajari itu menghasilkan sehingga produktif. Tdk hanya sekedar hobby atau mengisi waktu saja, krn kadang bosan bs saja menghambat Kita mengembangkan skill2 yg Ada jika Hanya sebagai penunjang kehidupan.

    1. 1. Tidak semua skill itu harus menghasilkan (uang), kadangkala kita mungkin ingin menguasai satu skill hanya untuk havefun atau kesehatan. keduanya tidak kalah penting karena happy dan healthy adalah juga prioritas hidup orang-orang produktif. kadang kita memiliki passion yang tidak menghasilkan, itu sebabnya bagi beberapa orang mempelajari hal-hal diluar passionnya penting demi menjaga penghasilannya tetap stabil. sampai disini situasi itu tetap baik-baik saja. karena keluar dari zona nyaman dan belajar hal baru yang menghasilkan tetap bisa membuat seseorang menjadi produktif juga pada akhirnya kan…

      2. mereka yang produktif adalah mereka yang sibuk dan menghasilkan karya. karyanya bisa berupa uang, jasa, produk, tulisan atau manfaat apapun untuk manusia lainnya. tapi sebaliknya, sibuk belum tentu produktif. banyak orang sibuk melakukan ini itu tapi tidak menghasilkan banyak. mirip seperti orang berpuasa dibulan ramadhan tapi tidak melatih dirinya untuk menahan emosi. yang di dapatkan hanya haus dahaga saja. produktif yang terbaik bagi saya adalah ketika sibuknya bisa membuat orang lain merasa bahagia entah keluarganya, teman atau orang lain yang bahkan tidak dia kenal

      semoga membantu
      Muhammad Bahauddin Amin

Leave a Reply to bahauddin Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *