Bagaimana saya menyusun rencana belajar sekolah rumah anak usia 0-6 tahun

oleh: Muhammad Bahauddin Amin

Banyak yang bertanya ketika memilih Home-Schooling (HS) untuk anak-anak saya, bagaimana saya menyusun rencana belajar mereka dirumah? atau bahasa yang kita kenal didunia pendidikan sebagai kurikulum?

Kurikulum anak Home-Schooling (HS) tidak seribet yang anda bayangkan. justru ini menjadi tempat anda bersenang-senang bersama anak anda. anda bisa ajak mereka traveling setiap hari karena mereka tidak punya jadwal sekolah yang rutin. tentunya traveling yang juga ada belajar didalamnya. adapun tabel/video yang saya buat dan digunakan dirumah itu hanya sebagai panduan besar agar kami tidak salah dalam memutuskan aktifitas mana yang boleh sesuai usia. selebihnya murni kreatifitas dan sesuai kondisi anda dan keluarga. 

Artinya, menyusun kurikulum Home-Schooling (HS) bisa sangat-sangat bebas. anak sedang minat apa? anda punya waktu berapa banyak hari itu? dirumah ada alat bantu apa? anda punya budget berapa saat itu? itu semua sangat flexbile dan menentukan cara dan proses belajar anak dalam periode itu. 

Kalau ditanya bagaimana saya mengelola, Saya sendiri diawal akan memisahkan dahulu rancangan program belajar (kurikulum Home-Schooling) anak-anak saya dalam 3 fase berdasarkan usia:

1. usia 0-6 (bermain)

2. usia 7-11 (ibadah)

3. usia 12-18 (softskill)

Dari situ saya jadi paham garis besar apa saja yang mulai saya siapkan untuk anak-anak saya. fase satu adalah fase BERMAIN. sehingga kalau anda lihat di tabel infografisnya disini, itu semua hampir bermain semuanya juga kan. karena memang otak anak diusia ini butuh bermain, butuh bergerak, butuh sentuhan, butuh berkeringat lha intinya.

fase dua adalah usia 7-11 dimana dalam agama saya anak sudah mulai kita ajarkan beribadah seperti shalat, mengaji, baca-tulis-hitung dan juga menutup aurat. otak anak sudah siap untuk calistung saat fase ini.  

dan fase terakhir adalah masa dimana mungkin adalah momen terakhir kita menemani mereka untuk mempersiapkan mereka ke dunia yang mereka ingin geluti nantinya. softskill penting disini, pendalaman tauhid, kemampuan adaptasi dll dilatih dalam fase ini. usia 19 tahun anak sebaiknya dibiarkan berpisah dengan orang tua agar mereka diberi kesempatan menggunakan semua kebijaksaan dan keilmuan yang selama ini didapat untuk dipakai di dunia nyata. guru saya TDW pernah bilang “belajar tanpa jeda praktek hanya membuat hidup sia sia” 

untuk memahami apa yang saya susun dalam tabel itu, saya sarankan anda, Nonton terlebih dahulu video penjelasan saya dibawah untuk kemudian anda bisa lebih flexible dalam melihat tabel yang saya susun tersebut. 

Sebagai penutup, yang saya tulis dan lakukan disini adalah yang menurut saya cocok dengan keluarga saya. anda bebas merubah atau memodifikasi sesuai kebutuhan keluarga anda juga. karena banyaknya pertanyaan soal ini, akhirmya saya merapihkan perihal rangkuman rencana belajar anak saya yang saya sajikan dalam infografis dibawah inK

Poster ini boleh anda download dan print kemudian anda tempelkan dirumah sebagai pengingat keluarga. Saya sertakan juga link download resolusi tingginya dibawah untuk poster kurikulum dan poster daftar kemandirian. Banyak sekali kekurangan disana sini karena memang saya sendiri masih butuh banyak belajar soal pendidikan anak. tapi kurang lebih ini yang saya lakukan dan rencanakan untuk anak-anak kami. Tulisan selanjutnya saya akan bahas juga rencana aktifitas belajar rumah untuk anak usia 7-11 dan 12-19 tahun yang tentu saja berbeda bobotnya. 


terima kasih,
Muhammad Bahauddin Amin 
Banten 15 juni 2020

SOP ANAK TANTRUM

oleh Muhammad Bahauddin Amin 

Rewel adalah hal normal. orang dewasa juga sering rewel :). tapi kalau rewelnya itu karena hasil latihan oleh orang tuanya, maka rewelnya bisa sampai pada level yang ajaib. saya sebut ajaib karena sungguh aneh. ortu banyak yang jadi pelaku, tapi pura2 lupa ingatan kalau diminta ngaku. coba anda jawab, dari mana mereka belajar rewel hingga bisa memaki orang tuanya? berteriak? memukul orang tua? atau bahkan sampai membenturkan kepala ke dinding hanya untuk mendapatkan perhatian. kecil-kecil udah jadi terorist ya. kalau saya lihat ginian, yang bikin saya gemes bukan anaknya, tapi ortunya. karena ini adalah hasil latihan dari orang tuanya. jika saja orang tuanya fullskill, anak akan rewel secara terukur. kalau tidak setuju gpp, tapi coba ingat-ingat deh, siapa tahu pas ingat2 langsung tepok jidat dan segera insyaf ya. kita lanjut!

ortu unskill melatih anaknya menjadi tantrum. ilustrasinya seperti ini. suatu hari sebut saja mawar pengen es krim. lalu minta duit ke mamanya, mamanya jawab “minta ke papa”. lalu mawar ke papa dan bilang “pa minta uang mau eskrim”. papanya ngasih dan saat itu juga otak mawar merekam dua hal:

1. kenikmatan es krim itu datang instan

2. kalau mau nikmat lagi jangan ke mama, ke papa saja

so karena anak adalah pembelajar yang handal, besok ketika tukang es krim lewat depan rumah, mawar akan langsung ke papanya. memotong rantai birokrasi yang tidak perlu karena dia tahu ke mamanya tidak berguna. lalu papanya kasih. mawar kembali dapat kenikmatan. 

tapi papanya mulai sadar, bahwa ini sudah terlalu sering. akhirnya suatu hari papanya menolak memberi uang dan mawarpun mencari cara lain. dia merengek. papanya kasihan dan memberi uang. mawar belajar hal baru disini, bahwa jika minta biasa tidak dikasih, kita harus meningkatkan cara. 

kata albert enstein, 

“insanity is doing the same things, but expecting different result”, orang gila adalah orang yang mau hasil sama tapi caranya selalu sama. see? anak kecil saja paham hal ini. tingkatan belajar mereka naik terus, tergantung rangsangan ortunya positif atau negatif.

besoknya ketika mawar gagal minta duit dengan cara biasa, dia akan merengek, karena dia paham, ini cara yang terbukti berhasil. tapi suatu saat di Mal, papanya tidak ngasih dengan rengekan, maka mawar mulai  mencoba cara baru yaitu guling2 di lantai mal dan diliatin orang banyak. papanya karena malu akhirnya memberi uang. mawar belajar hal baru lagi. guling2 adalah cara terbaik. karena papanya mulai sadar ini sudah tidak sehat, maka papanya mulai tegas dan tidak memberi uang lagi untuk es krim yang berlebihan. tapi mawar sudah terlanjur banyak belajar, dia akhirnya berkata kasar, teriak dan membenturkan kepalanya ke dinding hingga akhirnya papanya luluh. sampai titik ini, mawar belajar banyak hal, papanya tidak belajar apa2. moga ini bukan anda ya!

OK, Sudah paham kan? kalau ada orang dewasa usia 25 tahun yang suka sekali meneror orang disekitarnya misalnya “tolong naikkan gaji saya pak, kalau tidak saya akan bunuh diri”, biasanya ini hasil didikan orang tua. anak2 ini tidak terdidik untuk memprovokasi dirinya agar menjadi lebih baik dan membuat orang lain suka, tapi memilih meneror orang lain agar menerima kelemahan dirinya. jangan bilang saya alay, orang jenis ini banyak. bergaulah lebih luas agar anda belajar dari orang2 sekitar anda. selalu ada sangkutan masa lalu yang membentuk orang dimasa sekarang. 

cukup ya. kita langsung saja bahas SOPnya. biar segera praktek dirumah masing2. ini sudah saya pakai 2-3  tahun lalu dan berhasil. kuncinya ada dua. pertama ajari mereka bahwa sedih itu boleh dan bukan sebagai alat meneror. kedua segera putus rantai tantrumnya sebelum sampai ke level ajaib. sebagai gantinya, latih dengan pola belajar yang lebih memberdayakan. begini skemanya:

1. selama tidak merusak barang, tidak melukai diri, tidak melukai orang lain, biarkan mereka ngamuk sampai capek. ingat ya, hape saja bisa lowbat, anak juga gitu. sekuat-kuatnya mereka ngamuk, ada waktunya mereka capek dan lapar. tugas kita cukup tinggalkan dan cuekin. semakin anda perhatikan, anak merasa bahwa rewelnya dia ngefek. semakin kita cuekin, dia akan merasa usaha ini sia2 dan tidak perlu dia lakukan dimasa depan. tujuan anak ngamuk adalah dapat perhatian ortu. kalau ortunya cuek, anak dapat pelajaran berharga bahwa ngamuk tidak ada gunanya. saat dia bingung cara apa yang bisa membuat ortu perhatian pada anak, maka saat itu kesempatan ortu ngasih sugesti (ada di poin 5)

2. Buat hitungan khas anda. dan selalu pakai kapanpun anda butuh. so kapanpun anda mulai hitung, anak akan langsung tahu bahwa ortu serius. jangan sekali-kali membuat hitungan ini jadi mainan. karena anak akan merasa bahwa itu tidak serius. misalnya “papa hitung sampai 5, semua mainan sudah harus rapih. jika tidak , maka yang tertinggal dilantai akan dibuang” setelah itu cek dan jika ada yang tertinggal maka bersyukurlah anda. ini adalah momen belajar anak yang penting. ambil pelan2, pastikan dia lihat, masukkan dengan anggun ketempat sampah, biarkan dia sedih dan hancur hatinya. lihat ya, mulai detik itu dia akan tobat, bat, bat…

3. Saat ngamuk, tinggalkan saja. tapi tetap diawasi. di Mal misalnya, jangan malu dilihat orang. lebih baik anda korban sebentar, tapi berhasil kedepan. buat apa anda jaim depan orang yang bahkan anda ga kenal, tapi anak anda hancur lebur mentalnya. kalau diliatin orang bilang saja “saya lagi terapy anak saya, jangan ikut campur”. 

ingat ya jangan mengancam tapi tidak dilakukan. anak akan merekam ini dikepala mereka. sekali anda bilang sesuatu, maka lakukan. misalnya “mama tinggalkan kamu disini kalau masih rewel, mama hitung sampai 5”. dia masih rewel? tinggalkan beneran, perlihatkan anda punya ketegasan yang mengerikan. kalau perlu titip di sekurity mal. kembali jemput kalau dia sudah tenang. anak akan trauma dan belajar bahwa orang tuanya ini serius, so kedepan dia ga berani lagi rewel. 

kalau ngamuknya dirumah, seret keluar rumah. lebih extreem kalau dia ngamuk malam hari, keluarkan sampai ke teras rumah dan matikan lampu. situasi mencekam akan bikin anak cepat belajar sesuatu. durasinya sesuaikan dengan umur anak. kalau dia usia 5 tahun, maka tinggalkan sendirian diluar selama 5 menit saja. contoh kasus, anak belum mau tidur padahal udah jam 9 malam. beri peringatan hitung  1 sampai 5. setelah itu jika masih ngeyel, maka seret dan tinggalkan diluar. kalau dia ketakutan diluar dan teriak ketakukan, anda harusnya happy. artinya terapy anda berhasil. tunggu 5 menit dan buka pintu lalu tanyakan “sudah bisa ikut aturan? kalau belum silahkan diluar saja!”.  yang susah kalau anak justru senang diluar dan tidak peduli dengan anda. ini yang repot, jadi anda harusnya senang kalau anak itu makin ketakutan. karena ini artinya terapy anda memberi efek ke anak. tipsnya sederhana, anda harus TEGA(S)

4. jika ngamuknya merusak barang, hukum dengan mengurangi uang jajan atau snack timenya. dan ini harus dilakukan. kalau anda lembek, merasa kasihan, mereka sekali-kali gpp, maka anak akan merekam gpp melakukan kesalahan. “toh mama baik ga bakalan hukum”. jika anda mau begini terus, ya silahkan sj. tapi ingat ya, anak dibawah 10 tahun masih mudah anda bentuk. kalau sudah 15 tahun baru anda paksa bentuk yang ada mereka bengkok. mereka bisa saja melawan, atau bahkan memukul orang tuanya. karena badan dan pikiran mereka sudah gede. sudah pernah lihat anak nendang orang tua nya? bahkan membunuh orang tuanya? karena waktu ortunya masih kuat, anaknya tidak dibentuk. 

5. saat amarah sudah reda, ajak duduk. install apapun yang anda inginkan. misalnya bilang “mama akan perhatian ke kk, kalau kk nurut kata mama. kk akan dicuekin dan dihukum kalau kk tidak nurut mama”. nasehat hanya masuk saat anak tenang. jangan kasih nasehat kalau anak lagi emosi. cara kerja otaknya sedang dalam level berbeda. so perhatikan timing. setelah itu peluk cium. agar anak lupa habis dimarahin. 

saat saya praktek ke anak saya mulai 2-3 tahun lalu, mereka mulai berhenti merengek dan saya jadi jarang sekali dengar mereka nangis. mereka tetap akan nangis tapi tanpa suara. kalau bersuara itupun kalau kesakitan. jatuh atau dipukul. biasanya cuma minta peluk dan saya tanyakan apa masalahnya. sedih itu boleh ya moms. tapi ajarkan pada anak jangan jadikan sedih sebagai alat untuk meneror orang. 

setelah membaca ini, akan ada 2 jenis orang: 

jenis pertama akan mikir gini “ribet amat ya? banyak banget yang harus dilakukan”. 

orang jenis kedua akan mikir “gila, gw dapat banyak tools bagus”

anda sendiri ngerti lha ya, mana yang sukses. yang jelas, negara maju punya banyak aturan. di singapura, meludah saja ada aturannya. sebaliknya negara terbelakang ga punya banyak aturan. sama ya, keluarga maju punya banyak aturan. keluarga terbelakang, ga punya aturan didalam rumah. semua serba terserah. silahkan pilih!!

sekian. 
MBA, banten
www.bahauddin.com

POTRET BURUK ISLAM

Penulis 10 tesis tentang Islam yang mencengangkan ini adalah seorang politikus dari partai CDU (Kristen-Demokrat) yang pernah 18 tahun duduk di parlemen Jerman, namanya Jürgen Todenhöfer. Dia telah membaca seluruh isi Al Quran, lalu kemudian membaca ulang, mengamati dan berpikir.

Todenhöfer lalu menulis sebuah buku bertajuk “Feinbild Islam – Zehn Thesen gegen Hass” (Potret Buruk Islam – Sepuluh Tesis Anti Kebencian”), yang terbit di akhir tahun 2011.

Berikut ringkasan dari 10 Tesis yang mencengangkan tentang Islam yang ditulisnya

1. Barat Lebih “Brutal“ dari Dunia Islam

Todenhöfer, dalam tesis pertama, mengingatkan fakta sejarah yang sering terlupa di dua abad terakhir. Barat jauh lebih brutal daripada dunia Muslim. Jutaan warga sipil Arab tewas sejak kolonialisme dimulai. Atas nama kolonialisasi, Prancis pernah membunuh lebih dari dua juta penduduk sipil di Aljazair, dalam kurun waktu 130 tahun. Atas nama kolonialisasi, Italia pernah menggunakan phosphor dan gas mustard untuk menghabisi penduduk sipil di Libya. Atas nama kolonialisasi, Spanyol juga pernah menggunakan senajata kimia di Marokko.

Tidak berbeda di era setelah perang dunia kedua. Dalam invansi perang Teluk kedua, semenjak tahun 2003, UNICEF menyebutkan, 1,5 juta penduduk sipil Irak terbunuh. Sepertiganya anak-anak. Tidak sedikit dari korban terkontaminasi amunisi uranium. Di Baghdad, hampir setiap rumah kehilangan satu anggota keluarganya.

Sebaliknya, di dua abad terakhir, tidak satu pun negara Islam menyerang, mengintervensi, mengkolonialisasi Barat. Perbandingan jumlah korban mati (dunia Islam: dunia Barat) adalah 10:1. Problema besar dunia, di dua abad belakangan ini, bukan kebrutalan Islam, tapi kebrutalan beberapa negara-negara Barat.

2. Mempromosikan Anti-Terorisme Justru Melahirkan Terorisme

Terorisme jelas tidak dibenarkan. Menilik secara objektif, terorisme justru lahir dari politik anti-terorisme Barat yang keliru.

“Seorang pemuda muslim,” tulis Todenhöfer, “yang secara rutin memantau berita di televisi, hari demi hari, tahun demi tahun, akan situasi di Irak, Afghanistan, Pakistan, Palestina dan di tempat lain, di mana perempuan, anak-anak dan penduduk sipil, dihabisi oleh Barat dengan brutal, justru diprovokasi untuk menjadi seorang teroris.”

Beruntung saja, sebagian besar pemuda Islam tidak terpancing. Mereka memilih jalan yang berbeda. Di Tunisia, Mesir, Libya, Marokko, dan negara-negara muslim lainnya, mereka menjawab ketidak-adilan yang menimpa mereka melalui jalan demokrasi dan teriakan kebebasan, bukan teror dan kekerasan.

3. Terorisme: Fenomena Dunia, Bukan Fenomena Islam

Pemeo favorit di setiap diskursi bertemakan terorisme: “Tidak setiap muslim teroris, tapi seluruh teroris adalah muslim.” Selain jauh dari benar, dengan data dan fakta, propaganda ini mudah dipatahkan.

Data resmi Badan Kepolisian Eropa, Europol, menyebutkan: Dari 249 aksi teror di tahun 2010, hanya tiga yang pelakunya berlatar belakang Islam. Bukan 200, bukan 100 – tapi tiga! Data di tahun-tahun sebelumnya, juga tidak kalah mengejutkan: Dari 294 aksi terror di tahun 2009, hanya satu yang berlatar belakang Islam. Hanya satu dari 515 aksi teror di tahun 2008. Hanya empat dari 583 di tahun 2007.

4. Hukum Internasional untuk Semua

Di hadapan hukum internasional, dunia Barat selalu mentematisir, dan merekam dengan baik, 3.500 korban terorisme yang jatuh atas nama “teror-Islam“ semenjak pertengahan 1990-an (termasuk korban WTC, pada 11/9). Tapi mengapa ratusan-ribu warga sipil yang terbunuh dalam intervensi di Irak tidak pernah ditematisir?

Lebih jauh, Todenhöfer bertanya kritis: “mengapa elite Barat, tidak pernah sekalipun menimbang; membawa George W. Bush dan Tony Blair ke hadapan mahkamah internasional, atas serangan sepihaknya ke Irak? Apakah hukum internasional hanya berlaku untuk orang-orang non-Barat?“.

Perang, bukan jawaban untuk aksi-aksi terorisme. Perang, hanya manis untuk mereka yang tidak mengenalnya. Teroris yang membunuh orang-orang tidak berdosa, bukanlah pejuang kebebasan, bukan pahlawan, bukan pula syuhada. Mereka mengkhianati agama mereka. Mereka adalah pembunuh.

5. Muslim, Toleransi dan “Perang Suci“

Bukan Muslim, yang atas nama kolonialisasi membunuh 50 juta nyawa di seantero Afrika dan Asia. Bukan Muslim, yang atas nama perang dunia pertama dan kedua menghabiskan 70 juta nyawa. Bukan pula Muslim, yang menggencarkan genosida terhadap 6 juta orang-orang Yahudi.

Islam tidak mengenal kata suci dalam kaitannya dengan perang. Jihad bermakna sungguh-sungguh di jalan Tuhan. Tidak ada satu tempat pun di Quran yang memaknakan jihad dengan perang suci. Karena perang tidak pernah suci, dan kesucian hanya ada di jalan perdamaian.

6. Kontekstual Quran dan Islam-Teroris

Permasalahan besar dalam perdebatan Quran di dunia Barat, adalah setiap orang bernafsu membicarakannya, sangat-sangat sedikit yang pernah membacanya.

Sebagian besar mereka tidak lagi rasional dan ilmiah. Hanya mengutip beberapa tekstual yang mengesankan islam pro “perang” tanpa pernah mau tahu konteksnya. Padahal pesan-pesan Quran yang dikesankan seperti itu, spesifik diterima Muhammad, dalam konteks perlawanan antara penduduk Mekkah dan Madinah, waktu itu.

Seperti Musa dan Isa, Muhammad tidak dilahirkan pada situasi dunia yang sedang vakum, apalagi damai. Mereka hadir pada saat moralitas dunia bobrok, penuh perang, perjuangan dan perlawanan. Adalah sangat lumrah beberapa tekstual yang terkesan pro “perang” itu bisa ditemukan di Quran, semudah bisa ditemukan di kitab Perjanjian Lama dan kitab Perjanjian Baru.

Secara semantis, diksi “islam-teroris”, “kristen-teroris” atau “yahudi-teroris” adalah sebuah penyesatan bahasa. Terorisme, menurut Todenhöfer, berdiri di atas instrumen setan, tidak boleh dikaitkan dengan kesucian Tuhan dan keagamaan. Memang benar, di dalam Islam, Kristen, atau Yahudi ada ideologi teror – tapi bukan ajaran agamanya. Ideologi ini tidak mengantarkan mereka ke surga, tapi ke neraka.

7. Fakta atau fake?

Kalimat andalan kritikus anti-Islam di barat: “siapa yang menginginkan panggilan azan terdengar di kota-kota kami, harus membiarkan juga lonceng gereja berbunyi di kota-kota mereka!” Padahal nyatanya: Di Teheran, semisal, berdiri banyak gereja. Loncengnya berbunyi tidak jarang, dan tidak pelan. Lebih jauh, anak-anak kristen memiliki pelajaran agamanya sendiri (sesuatu yang luxus untuk anak-anak muslim di Barat).

Barat mengidentifikasi jilbab sebagai simbol pengekangan dan ketertindasan. Dari survey resmi, wanita-wanita pemakai jilbab, yang begitu dipedulikan barat itu, justru berkata bukan (atas kesadaran pribadi). Sinisme jilbab, sebagian besar justru datang dari mereka yang tidak berjilbab dan anti-jilbab. Memaksa seseorang berjilbab, jelas menyalahi hak asasi. Tidak jauh berbeda, dari prosesi pemaksaan untuk melepasnya.

Barat menuduh perempuan-perempuan islam tidak berpendidikan. Fakta dari dunia islam menjawab lain. Secara statistis, perempuan di negara-negara mayoritas islam, justru lebih berpendidikan dibanding Barat: 30% Profesor di Mesir perempuan, padahal di Jerman jumlahnya hanya sekitar 20%. Lebih dari 60% mahasiswa di Iran adalah perempuan. Di Uni Emirat Arab, sudah semenjak tahun 2007, mahasiswa perempuan menginjak angka yang sulit dipercaya: 77%.

8. Seorang Muslim = Seorang Yahudi = Seorang Kristen

Tidak ada seorang bayi pun terlahir sebagai seorang teroris. Barat harus memperlakukan seorang Muslim, persis seperti seperti mereka memperlakukan seorang Kristen atau Yahudi.

Tidak jarang kita dengar politikus dan aktivis Barat, demonstratif, mengumbar kalimat penuh kebencian terhadap Islam. Frank Graham, penasehat George W. Bush, menyebut Islam sebagai “agama iblis dan sihir”. Politikus kanan Belanda, Geert Wilders, menyebut Islam sebagai “agama fasis”. Thilo Sarrazin, politikus Jerman memberikan thesis: “secara genetis, anak-anak dari keluarga Islam, dilahirkan di bawah tingkat kecerdasan rata-rata.”

Bayangkan sejenak, jika Frank Graham, Greet Wilders, dan Thilo Sarrazin mengganti objek tesis-nya bukan kepada “Islam”, tetapi menjadi “Yahudi” atau “Kristen”. Tidakkah ucapan seperti itu akan menjadi badai kemarahan yang dahsyat? Mengapa Barat boleh mengatakan hal-hal penuh fasistik dan rassist terhadap Islam, yang justru di kalangan orang-orang Kristen dan Yahudi sesuatu yang tabu? Barat harus mengakhiri demonisasi Islam dan Muslim.

9. Muslim Melawan Teror

Di tesis kesembilan, Todenhöfer mengajak umat Islam, melalui sebuah reformasi sosial, menjejak Nabi Muhammad yang berjuang untuk sebuah Islam yang beradab dan toleran. Untuk tatanan ekonomi dan politik yang dinamis, bukan statis – sambil mempertahankan identitas keagamaannya. Untuk persamaan yang penuh, pria dan wanita. Untuk kebebasan beragama yang nyata.

Tidak seperti politikus umumnya, Muhammad, bukan seorang reaksioner. Dia adalah seorang revolusioner, berani berpikir dan berani mematahkan belenggu tradisi. Islam di masa Muhammad bukanlah agama stagnan, apalagi regresif, tetapi pembaruan dan perubahan. Muhammad berjuang untuk perubahan sosial, ia pahlawan orang miskin dan orang lemah. Dia mengangkat hak-hak kaum perempuan, yang di periode sebelumnya nyaris tidak ada.

Muhammad bukan seorang fanatik atau seorang ekstrimis. Dia hanya ingin membawa orang-orang Arab, yang kala itu terjebak pada belenggu politeistik, untuk kembali ke sumber aslinya yang murni, agama Ibrahim, persis seperti yang disuarakan Musa dan Isa.

Terorisme, yang berada di sekelumit dunia Islam pada hari ini adalah distorsi ajaran Muhammad. Ini adalah kejahatan melawan Islam. Dunia Islam tidak boleh membiarkan citra baik Islam, yang dibangun Muhammad 14 abad yang lalu, dihancurkan seketika oleh ideologi kriminal ini. Dunia Islam perlu memerangi ideologi terorisme ini, persis seperti Muhammad memerangi berhala-berhala dari periode pra-Islam.

10. Politik Bukan Perang

Kalimat bijak pernah mengajarkan: “ketika kamu tidak bisa menaklukan musuhmu, peluk dia!”

Masalah kompleks di Timur tengah, hanya bisa diselesaikan dengan jalur politik, bukan dengan perang. Barat harus membuka pintu diskusi yang lebih lebar untuk dunia Islam. Barat harus membuka ruang bilateral dan unilateral lebih besar untuk negara-negara Arab. Kesatuan dan stabilitas yang perah terjadi di Uni Eropa, nyatanya, tidak berdiri di atas invansi senjata, tapi di atas politik diplomatisasi yang penuh visi.

Sebuah visi akan sebuah dunia, yang setiap negara di dalamnya dihargai. Sebuah penghargaan yang tanpa diskriminasi. Politik anti-diskriminasi yang dibangun di atas keadilan dan kebebasan, bukan perang, apalagi penindasan. 

Oleh Yudi Nurul Ihsan
Mahasiswa Indonesia S3 di Jerman.

BUSSINESS VALUE – JAYA SETIA BUDI

Mari coba kita belajar cara berfikir Mas Jaya setiabudi tentang cara beliau membangun ekonomi umat. utamanya adalah minsdet yang dibangun. beliau salah satu mentor bisnis terbaik saya. simak dibawah ini:

————————————————————————————

Dalam suatu perdebadatan di grup WA, tentang ancaman Kapitalis Cina, keluar suatu pernyataan yang mengejutkan dari seorang tokoh ecommerce Indonesia. Dan pernyataan itu berulang:

“Kalau saya sudah menyatakan bahwa The Chinese have won! Sejak Xiaomi pertama diluncurkan. Sejak itu fokusnya adalah cara hidup berdpingan dengan Cina. Bukan mengalahkan karena mereka sudah menang.” (Sengaja copas aslinya, agar tetap otentik, dengan ‘typo’ yang ada).

Jika dalam benak kita ada ‘keyakinan’ serupa dengan diatas, maka kita perlu waspada, karena pernyataan itu mewakili kondisi bawah sadar kita.

Andaikan seratus tahun lalu para pejuang mengakui bahwa Belanda atau Jepang sudah jelas menang amunisi dalam peperangan dan kemudian menyerah, maka tak ada kemerdekaan di Indonesia. Mana mungkin bambu runcing mengalahkan panser? 

“Atas berkat rahmat Allah Yang Maha Kuasa dan dengan didorongkan oleh keinginan luhur, supaya berkehidupan kebangsaan yang bebas, maka rakyat Indonesia menyatakan dengan ini kemerdekaannya.” (Pembukaan UUD 45)

Masih ingat cuplikan kalimat diatas? Kenapa dibuka dengan “Atas berkat rahmat Allah Yang Maha Kuasa”? Bukan “Atas perjuangan kita dengan bambu runcing?”. Artinya, ada kekuatan diluar kuasa/ikhtiar yang berkuasa atas kemerdekaan kita. Tugas kita adalah menjaga setiap proses perjuangan kita sesuai syariat, yang tentunya membawa keberkahan sekitar.

Tentu sejak jaman dahulu hingga sekarang, yang namanya kaum oportunis dan munafik selalu ada. Mereka memilih membantu dan berdagang dengan penjajah dibanding melawan. Beda jika itu merupakan ‘siasat’ untuk menyusup atau menunggangi. Bedanya adalah: semangat perjuangan memperebutkan kemerdekaan menjadi tujuan utama mereka. Bukan cari selamat atau untung sendiri.

Jika bukan karena IMAN kepada kekuasaan Allah dan mentaati perintah-Nya, maka falsafah hidup kita hanya didasari oleh untung dan rugi. Pola pikir dan pembuatan keputusan kita hanya terbatas penalaran saja.

Tugas kita adalah berjuang dengan ‘cara yg lurus’, mengembalikan ‘keberkahan’ dalam bisnis yang telah tercabik oleh falsafah ‘keserakahan’.

Saya ingat tahun lalu, seorang founder marketplace terbesar di Indonesia sempat tanya ke saya, saat saya posting tentang marketplace kapitalis. Dia bertanya, “Yang dimaksud Mas J marketplace kapitalis itu seperti apa?”.

Saya jawab, “Yang bertumbuh dengan cara non organik, sehingga merusak ekosistem yang ada. Serupa dengan bercocok tanam menggunakan pupuk dan pestisida non organik, guna menggenjot hasil yang lebih menguntungkan. Sementara itu, ekosistem sekitar menjadi rusak.”

Kalo kita ingin mengalahkan kapitalis dengan cara kapitalis, tentu tak akan menang. Selain kalah amunisi, juga akan jadi BUMERANG KERUSAKAN IDEOLOGI kedepannya.

Apakah bisa startup bisnis tetap merah putih, jika pendonornya Venture Capitalist? Bisa saja, jika VC-nya digoblokin. VC Indonesia bukan berarti nasionalis. VC luar, juga belum tentu gak syariah. Namun kalo bentuknya ‘VC’, kebanyakan ya kapitalis, alias mengutamakan untung dibanding berkah. Gini saja, coba sebutkan platform ecommerce besar digital Indonesia yang didanai oleh VC dan masih berpihak ke UKM? Silakan lihat peta Diginal Business dibawah. Manufer Alibaba and the genk tak tertebak. Gak beli perusahaannya, beli VC alias babonnya.

 Kapitalis ya kapitalis, kawannya hanya duit dan setan.

Serupa dengan statemen seseorang, “Alibaba hanya menjadi pemegang saham minoritas di perusahaan kami”. Lha mbok pikir Mas Jack guoblok tenan tho, koq maunya invest 14,7 triliun cuma karena saham minoritas?. Tentu ada agenda lain yang lebih besar di belakang itu.

Balik ke IDEOLOGI…

Justru saat ini penting untuk memahami lagi pembentuk unsur kapitalis itu apa saja dan apa pula lawannya. Sharing Economy harusnya menjadi solusi yang bagus, sayangnya dimotori oleh kapitalis lagi dan bukan murni sharing economy. Melainkan bentuk hybrid dari kapitalisme.

Dibutuhkan gerakan IDEALISME untuk kembali kepada VALUE LUHUR yang diajarkan oleh para founding father negara kita. Menghidupkan lagi nilai-nilai Pancasila yang telah hilang.

Suatu saat, seorang kawan bertanya, “Jika Mas J dihadapkan oleh suatu pilihan: Menerima investasi dari Kapitalis atau Menutup Yukbisnis?”.

Saya jawab, “Saya tutup..!”.

Kemudian dia mempertanyakan, “Sia sia donk perjuangan Mas J selama ini?”.

Saya jawab, “Siapa bilang sia-sia? In syaa Allaah.. VALUE yang kita tanamkan dalam gerakan kita, akan tetap hidup di bawah sadar mereka dan menjadi gerakan kebaikan”.

Sebaik-baiknya sekenario kita, masih ada sekenario Allah yang Maha Adil.

Jangan semua dinalarkan, namun perlu keimanan untuk meyakininya.

Salam,

Jaya Setiabudi (Founder YEA dan Yukbisnis.com)

GAJI 10 JUTA

By Muhamamd Bahauddin Amin

Alhamdulillah bangga lulusan USTJ kampus jayapura. gaji pertama saya memang diatas 10juta 2009 waktu itu. tapi itu langsung ke rek ibu semuanya dan  itupun gaji dari kantor punya sendiri. bukan kantor punya orang.  itu pub juga sebelum wisuda 8 tahun lalu. artinya saya udah berkarir sebelum diwisuda dengan gaji lumayan waktu itu. 

fresh graduate jaman sekarang, kalau dia bangga sama almamaternya itu sah sah saja, trus melamar di perusahaan orang yang perusahaan itu dirintis susah payah hingga bisa gede, dan si fresh graduate minta gaji gede karena alasan almamater (padahal hanya melamar sebagai karyawan…karyawan lho), kami yang lulusan 5-10 tahun lalu ini hanya bisa maklum saja dan nyengir2. hidup memang butuh hiburan. nah ini salah satu yang menghibur. . 

mungkin memang mental anak anak jaman sekarang makin jongkok. dulu pernah baca sebuah penelitian yang mengatakan orang kaya asia rata rata hanya mampu betahan 3 generasi. si fresh graduate diatas itu mungkin generasi kedua. simak dibawah ini:

generasi pertama itu kaya raya, baik hati, tidak sombong, pekerja keras dan ramah. dia tidak hanya kaya, tapi punya personal quality yang good karena dia membangun dirinya dari nol. 

generasi kedua adalah anak nya. kaya, tapi biasanya bad pesonality. sombong, hanya bisa hambur duit dan sulit menghargai orang lain.  padahal dia lupa, bapaknya kaya karena susah payah membangun hubungan baik dengan semua orang yang penting, hal ini tidak dia teruskan. 

generasi ketiga, biasanya kembali miskin. karena boros dan sombong. dan mulai lagi dari nol. mungkin nanti akan tumbuh lagi pribadi kaya dan rendah hati dari sini. 

pegang ini ya, ini selalu saya sampaikan di setiap kesemptan seminar bisnis saya. anak kaya belum tentu jadi bapak kaya. KENAPA? karena bisa jadi ayahnya cuma kasih harta ke anaknya, belum tentu dwariskan juga mental kaya. kaya itu soal mental, bukan banyak gaya. orang orang yang super kaya yang saya temui disini justru tidak suka gaya. lebih terlihat sederhana, malah ada yang seperti tukang ojek. salah satunya saya temui waktu kami meeting dengan salah satu calon investor kami di bandung 3 bulan lalu. janjian meeting jam 7 malam, saya baru tiba bandung jam 12 malam. beliau (investor yang super kaya tadi) datang ke resto 24 jam hanya pakai celana betis, jaket dan diantar ojek. benar benar sulit dibedakan mana ojek mana penumpang. kekayaannya triliun. mau gaya pasti bisa donk. 

yang banyak gaya malah kebanyakan yang saya tahu malah hanya pura2 kaya. kalau ga kredit ya fasilitas orang tua.  

kesimpulan? 

udah ga usah dibully, apalagi dicari itu tulisan siapa. ambil hikmah moga kita atau anak kita ga seperti dia. doain saja moga dia segera kembali ke jalan pikiran yang benar. sebelum diazab 😁😁

MBA

SUDAH SALING RIDHO, APAKAH BUNGA BANK TETAP HARAM?

By ustad Amy Nur Baits (Dewan Pembina Konsultasisyariah.com)

Cak Nun menganggap bunga bank bukan riba, tapi ucapan terima kasih. Karena bank telah memberi utangan. Videonya ada di: https://www.youtube.com/watch?v=o4wGCWhIehg&t=129s

Bismillah was shalatu was salamu ‘ala Rasulillah, wa ba’du,

Dalam setiap perseteruan antara kebenaran dan kebatilan, setan turut bermain di sana. Setan jin dan setan manusia, bekerja sama saling membisikkan kalimat indah, alibi-alibi, upaya pembenaran, untuk dijadikan senjata agar orang yang bersalah, bisa tetap bertahan dalam kesalahan dan penyimpangannya.

Dalam Al-Quran Allah menceritakan, bahwa setan membisikkan kalimat indah, namun menipu. Allah berfirman,

وَكَذَلِكَ جَعَلْنَا لِكُلِّ نَبِيٍّ عَدُوًّا شَيَاطِينَ الْإِنْسِ وَالْجِنِّ يُوحِي بَعْضُهُمْ إِلَى بَعْضٍ زُخْرُفَ الْقَوْلِ غُرُورًا

“Demikianlah Kami jadikan bagi tiap-tiap nabi itu musuh, yaitu syaitan-syaitan (dari jenis) manusia dan (dan jenis) jin, sebahagian mereka membisikkan kepada sebahagian yang lain perkataan-perkataan yang indah-indah untuk menipu (manusia).” (QS. al-An’am: 112)

Dalam al-Quran Allah bercerita, ketika Iblis diusir oleh Allah dari surga karena tidak mau sujud kepada Adam, Iblis dendam dan dia berjanji dengan bersumpah atas nama Allah, akan mengajak semua keturunan Adam ke Neraka. Namun anehnya, sewaktu Iblis menggoda Adam agar juga diusir dari Surga, Iblis datang tidak dengan wajah garang, tidak menampakkan wajah permusuhan. Tapi dia datang dengan wajah pertemanan, bahkan dia sebut dirinya pemberi nasehat bagi Adam dan Hawa.

فَوَسْوَسَ لَهُمَا الشَّيْطَانُ لِيُبْدِيَ لَهُمَا مَا وُورِيَ عَنْهُمَا مِنْ سَوْآَتِهِمَا وَقَالَ مَا نَهَاكُمَا رَبُّكُمَا عَنْ هَذِهِ الشَّجَرَةِ إِلَّا أَنْ تَكُونَا مَلَكَيْنِ أَوْ تَكُونَا مِنَ الْخَالِدِينَ  وَقَاسَمَهُمَا إِنِّي لَكُمَا لَمِنَ النَّاصِحِينَ

“Syaitan membisikkan pikiran jahat kepada keduanya untuk menampakkan kepada keduanya apa yang tertutup dari mereka yaitu auratnya dan syaitan berkata: “Tuhan kamu tidak melarangmu dan mendekati pohon ini, melainkan supaya kamu berdua tidak menjadi malaikat atau tidak menjadi orang-orang yang kekal (dalam surga)”. Dan dia (syaitan) bersumpah kepada keduanya. “Sesungguhnya saya adalah termasuk orang yang memberi nasehat kepada kamu berdua.” (QS. al-A’raf: 20 – 21)

Seperti itu pula yang dilakukan oang munafik. Mereka membagun prinsip besar, yaitu prinsip serba boleh (permisif) di tengah kaum Muslimin. Mereka memberikan sejuta alasan agar sesuatu yang dilarang dalam al-Quran, menjadi boleh. Allah Ta’ala befirman,

الْمُنَافِقُونَ وَالْمُنَافِقَاتُ بَعْضُهُمْ مِنْ بَعْضٍ يَأْمُرُونَ بِالْمُنْكَرِ وَيَنْهَوْنَ عَنِ الْمَعْرُوفِ

“Orang munafik lelaki dan orang munafik perempuan, satu sama lain saling memerintahkan yang munkar dan mencegah yang makruf.” (QS. At-Taubah: 67).

Bunga Bank Bukan Riba?

Semua utang yang menuntut adanya kelebihan adalah riba.

Ibnu Qudamah mengatakan,

كل قرض شرط به أن يزيده فهو حرام بغير خلاف

Semua utang yang mempersyaratkan harus dilebihkan (pelunasannya) hukumnya haram tanpa ada perbedaan (sepakat ulama). (al-Mughni, 4/390).

Keterangan lain disampaikan Ibnul Mundzir,

أجمعوا على أن المسلف إذا شرط على المستسلف زيادة أو هدية فاسلف على ذلك أن أخذ الزيادة على ذلك ربا

Ulama sepakat bahwa apabila orang yang memberi utang mempersyaratkan pihak yang dihutangi harus memberi tambahan atau hadiah, kemudian dilakukan transaksi utang piutang dengan kesepakatan itu, maka mengambil tambahan tadi statusnya riba. (al-Ijma’ , hlm. 90).

Semua pengajuan kredit di bank, ada ketentuan harus membayar bunga sekian persen perbulan. Dan sangat jelas ini riba, berdasar sepakat ulama. Bunga atas pinjaman ini adalah manfaat yang didapatkan pihak bank karena memberikan dana utangan ke nasabah.

Kita memang tidak bisa mendapatkan keterangan tentang bunga bank di buku-buku klasik. Karena ketika itu belum ada bank. Tapi bisa kita dapatkan dari pernyataan ulama kontemporer yang menjumpai bank. Salah satu kesepakatan mereka dinyatakan dalam kitab Ahkam al-Mal al-Haram,

“Muktamar Majma’ al-Buhuts al-Islamiyah di Kairo, tahun 1965, hingga muktamar tertinggi di Mekah, yang dihadiri lebih dari 300 ulama besar, menetapkan bahwa semua bunga bank adalah haram.” (Ahkam al-Mal al-Haram, hlm. 168).

Bukankah Bunga itu Saling Ridha?

Benar, riba itu saling ridha. Dan saling ridha dalam hal ini tidak mengubah hukum riba menjadi halal.

Sahabat Abdullah bin Sallam radhiyallahu ‘anhu pernah berpesan kepada Abu Burdah ketika beliau berkunjung ke rumahnya Abdullah,

إِذَا كَانَ لَكَ عَلَى رَجُلٍ حَقٌّ فَأَهْدَى إِلَيْكَ حِمْلَ تِبْنٍ أَوْ حِمْلَ شَعِيرٍ أَوْ حِمْلَ قَتٍّ فَلا تَأْخُذْهُ فَإِنَّهُ رِبًا

“Apabila kamu mengutangi orang lain, kemudian orang yang diutangi memberikan fasilitas membawakan jerami, gandum, atau pakan ternak maka janganlah menerimanya, karena itu riba.” (HR. Bukhari 3603)

Judi juga saling ridha… sebelum bermain, para penjudi bersepakat, siapa yang kalah, harus menyerahkan hartanya. Tapi saling ridha tidak menyebabkan judi menjadi halal.

Sogok dan gratifikasi juga saling ridha… sebelum menang tender, vendor sudah mengikat perjanjian dengan oknum pejabat, akan ada bagi hasil setelah proyek selesai.

Tidak semua akad menjadi halal karena saling ridha. Yang dipersyaratkan saling ridha adalah jual beli atau perdagangan. Agar hasilnya halal, disyaratkan pelaku akad harus saling ridha.

Allah berfirman,

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آَمَنُوا لَا تَأْكُلُوا أَمْوَالَكُمْ بَيْنَكُمْ بِالْبَاطِلِ إِلَّا أَنْ تَكُونَ تِجَارَةً عَنْ تَرَاضٍ مِنْكُمْ

Wahai orang-orang yang beriman, janganlah kalian memakan harta orang lain diantara kalian dengan cara batil, kecuali melalui perdagangan yang saling ridha diantara kalian. (QS. an-Nisa: 29)

Dalam ayat di atas, ada 2 syarat agar harta yang kita makan tidak terhitung sebagai harta yang bathil:

[1] Didapatkan dari hasil perdagangan atau jual beli

[2] Dilakukan saling ridha.

Demikian…

Semoga anda tidak menjadi pengikut preman…

Allahu a’lam.

THE CHINESE MONEY TRAP

CNN Indonesia 11/10/2018.

Hutang indonesia terus naik. hingga agustus 2018 mencapai 4300 Triliun rupiah. 

menurut data kementerian keuangan 5 besar pinjaman bilateral indonesia adalah berasal dari;

1. jepang 199,57 Triliun Rupiah

2. jerman 32,07 Triliun Rupiah

3. perancis 29,87 Triliun Rupiah

4. china 18,09 Triliun Rupiah

5. USA 7,57 Triliun Rupiah

sementara untuk pinjaman multilateral;

1. bank dunia 249,67 Triliun Rupiah

2. Asian development Bank 130,28 Triliun Rupiah

3. Islamic development bank 12,7 Triliun Rupiah

selain pinjaman-pinjaman diatas, ada juga pinjaman oleh sebuah negara kepada BUMN atau pihak swasta kenegera tujuan. salah satu negara peminjam dengan skema ini dengan dana yang sangat besar adalah CHINA. dengan total nilai 650 Triliun Rupiah. 

Diberikan untuk proyek jalan tol trans sumatra, kereta cepat bandung jakarta, LRT dan pembangkit listrik 35rb megawatt.  

faktanya HUTANG RIBA memang didesign untuk tidak bisa dilunasi. anda yang bisa melunasi bersykurlah..karena itu adalah salah satu keajaiban hidup yang mugkin masih di anggap utopia bagi banyak orang diluar sana. ngeRIBAnget. tapi tulisan ini bukan saya arahkan membahas riba. udah banyak tulisan saya yang lain soal riba di wall FB dan website www.muhammadbahauddin.com. tapi saya lebih tertarik bahas salah satu video dari NAS Daily berikut. 

sebuah channel travel vlogger asal israel yang berkeliling dunia dan mendapatkan sebuah pola yang unik dan sama di belasan bahkan puluhan negara. yaitu bagaimana CHINA membuat jalur sutra baru dengan memberikan hutang pada sebuah negara yang mengira mereka bisa membayar hutang. faktanya sebagian negara itu saat ini gagal membayar hutang dan mereka kehilangan rumah mereka. 

kesimpulan; infrastruktur itu baik. tapi jika belum sesuai prioritas apalagi dibangun oleh hutang dengan skema riba yang sangat sulit dibayar, endingnya hanya membuat yang kita bangun akan diambil kembali. 

video subtitle indonesia ada di bawah. selamat belajar, open mind untuk perubahan lebih baik. MBA

“Bisnismu itu Nggak Bagus, Tutup saja!” 

By Muhammad Bahauddin Amin

Jangan langsung percaya jika ada yg bilang,  “bisnis itu Trgantung produknya,  klw bisnis mu produknya g bagus,  bisa jadi kamu cuma  buang2 waktu”

Kita coba bahas mulai dari idealnya dulu ya .  Sejak 2010 ditiap kelas  saya, kita selalu bahas modal utama bisnis itu kurang lebih:

1. Team

2. Ide berbasis need

3. Penawaran (marketing) 

4. Uang. 

5. Launching 

Bagi yg sudah sering dengerin  saya cuap cuap di seminar atau RRIpro2 soal Team, mungkin udah hafal kalimat saya “Team selalu lebih penting  dari ide, Krn klw teamnya  beda lagi,  ide bisa jadi lebih baik”  Apalagi kalau team isinya Orang orang hebat.  Mungkin ide awal nggak dipakai lagi Karena ide yg lebih bagus akan muncul.  

Soal  ide,  ide bisnis yg menurut kita bagus belum tentu menurut pasar bagus.  jadi jangan pakai persepsi kita,  jangan ngeyel kalau ternyata pasar nggak butuh produk kita.  Memang ada yg namanya edukasi pasar,  Tp kalau kita bisa sediakan yg benar benar dibutuhkan tanpa harus edukasi,  kita bisa hemat banyak energi. 

Lalu soal penawaran.  Selalu saya sampaikan penawaran terbaik adalah produk itu sendiri.  produk yg sama kalau cara jualannya beda,  hasil bisa beda.  

Terakhir adalah soal uang. Dari pengalaman saya,  modal bisnis tidak jadi kendala. Itu sebabnya uang urutannya akhir. Karena jika idenya bagus,  dipersentasikan dengan baik,  maka banyak yg mau biayain.

Alhmdllah semua bisnis saya dari awal semester 5 sampai akhir 2015 semuanya dana investor. Mulai dari yg 7jt/orang Sampai 200jt/orang. Walau tidak semua untung,  sampaikan diawal.  Kita komitmen kembalikan. hingga 2016 saya hijrah. no bank, no investor, murni kelola dana sendiri saja. 

tapi Investor memberikan hikmah yaitu: komitmen,  anda dipercaya, dan team work.  

Percayalah,  kalau anda berbisnis tapi belum pernah ada yg Nitip duit ke anda untuk bisnis,  anda belum lulus jadi pengusaha.  Sory,  tp mungkin kudu diuji lagi kepercayaan orang ma kamu.  

Tapi fakta dunia tidak selamanya seideal dan seindah yg selalu saya ajarkan dikelas.  Pernah baca sejarah Hendry ford?  Mobil pertamanya keluar dari garasi yg kemudian dihina orang orang sekitar, mereka gagal paham.  Bahwa dimasa depan mereka butuh.  Dan Ford bekerja sendiri pada saat awal itu.  Artinya Ford tidak butuh team, idenya egois,  tidak peduli  dengan need market.  Tapi coba jawab saya,  belahan dunia mana yg tidak punya mobil saat ini??  Berkat Ford motor company 1903. ini salah satu bukti bahwa bisnis itu flexible. 

Begitupun dengan Mark pendiri Facebook. Aplikasinya pertama kali hanya di gunakan dilingkungan kampus.  Banyak yg menghiraukan,  investor sulit saat itu.   Tapi jawab saya,  apa aplikasi termahal Didunia saat ini? Kalau bukan facebook yg launching 2004 silam.  Bendanya tidak ada.  Hanya program!!!  Tapi menjadikannya pemuda terkaya di planet ini skrng. 

Artinya bisnis tidak saklek seperti yang kita selalu pikirkan.  Seringkali bisnis harus langgar aturan baku yg saya ajarkan.  Seringkali hanya cocok untuk orang Brutal,  bandel /keras kepala. kendati demikian, anda tetap harus punya ilmunya, sehingga jikapun harus mengambil langkah penyesuaian anda tetap berada didalam jalur. 

2013 silam saya dan RRIPRO2 Jayapura dalam program mingguan kami, kami membedah BUKU “good to great” karangan Jims Collins.    Ini adalah buku terbaik dunia versi asosiasi management amerika yg saya kutip bahasannya secara bebas dari guru saya tung Desem waringin.  

Buku ini meneliti 1.435 perusahaan sejak 1965-1995 ditemukan hanya ada 11 perusahaan yg pertumbuhannya minimal 3x lipat dibanding pertumbuhan market selama 15 tahun berturut turut. 

Sebagai perbandingan, invest diperusahaan ini 1 USD Ditahun 1965 akan menjadi 471 USD Ditahun 2000. Naik 471x lipat sedang rata rata market hanya naik 56x lipat. Bahkan Microsoft sekalipun tidak masuk daftar 11 perusahaan tersebut.  

Peringkat ke4 dunia dipegang oleh GILETTE. Tahukah anda Gillete perusahaan apa? Gillette merupakan sebuah merek kosmetik yang diproduksi oleh Procter & Gamble. Merek ini pertama kali diperkenalkan pada tahun 1895. Produk yang dihasilkan oleh Gillette antara lain pisau silet. Silet yg kita anggap remeh itu Ternyata perusahaan yg terbukti stabil 15 tahun berturut turut.  Pertumbuhannya 3x lipat melebihi pertumbuhan pasar. Gilaaaaaa!!!!!!

Kesimpulan guys,  g peduli apa ide kamu.  G peduli apa bisnismu sekarang.  Pastikan dua hal saja:

1. Halal

2. Kamu orang gila.  

Gila dalam arti,  kamu bandel untuk urusan bangkrut.  G peduli jika orang tertawa,  g peduli jika orang remehin.  G peduli jika saat ini masih gagal.  Boleh Ubah ide segera jika memang Butuh. Tapi ingat,  kegilaan harus Tetap ada. Ide boleh sederhana,  tp semangat harus gede, gila..

Saya dengan istri juga tidak akan sangka awalnya,  jualan naskun dipinggir jalan, lalu bangkrut 2x tutup,  lalu berubah jadi fastfood,  bisa jadi franchise  Papua yg dibeli sampai ke bandung dan kerjasama garuda di akhir 2015 lalu.  Cuma Nasi kuning guys??!?! Ini youtubenya https://goo.gl/KLlPux

Pernah tahu penemu kancing?  Mw remehkan  benda ini? Ide sederhana ini dipakai sejak 4000 tahun lalu sampai harini. Jika ada yg pegang royaltinya,  mungkin milyader sekarang.  

Tidak ada ide yg sederhana,  yg ada semangat Kita yg kurang. 

Jika mimpi bisnismu tidak ditertawakan orang lain,  artinya mimpi kamu masih biasa saja.  Mimpi itu gratis.  Ngapain mimpi kecil?  Mimpi yang besar, walau orang tertawa, Setelah itu kamu kerja yg gila.  Sampai kamu kaya,  sukses dan mampu beli mulut mereka yg dulu remehin dan hina kamu.  Haha.. Just kidding. 

Wlw Belakangan baru saya rada ngerti dan berubah haluan bisnis.  Bebas riba (semua bisnis riba ditutup) dan bisnis yang nggak egois ke perut sendiri. Artinya sekali bikin bisnis,  usahakan nggak hanya Bs bikin kamu menang,  Tp juga bantu ribuan orang lain bisa menang juga 

Malah ada program yg sengaja memang kami design gratis seperti ini https://youtu.be/e3y6SBlJZvo 

Kalau ada yg bilang kaya g dibawa mati,  so kaya dan bisnis g penting.  Orang ini harus segera insaf.  Mobil mewah dipakai untuk kebaikan jadi amal.. Hape mahal dipakai untuk nasehat dan dakwah,  jadi amal juga. Lagian mana lebih ikhlas,  orang kaya nyumbang atau simiskin??  

So kata sapa harta nggak bikin kamu dekat ma surga?  Nabi  itu kaya.  Bahkan sampai pada level pasive income usia 25th. 15 tahun sebelum nubuwah.  Jadi klw ada anak muda muslim nggak kaya,  kudu ditanya nabinya sapa.  Teladannya sapa.  Udah g usah bantah,  telan saja.  Fakta!!!! 

Akhir kata,  ide apapun mulai saja.  nggak usah Terlalu banyak mikir. Habis baca ini jadi semangat ya syukur,  tersinggung ya segera insaf.  Tersinggung g bikin kaya,  Beneran!!! 

Salam gila dari saya,

#MBA

NB: Share jika menurutmu tulisan gila ini bikin kamu semangat

STREES NYA ANAK-ANAK

By Muhammad Bahauddin Amin

apa anak anak bisa stress? ada pertanyaan di  inbox FB seperti ini. baik kita coba jawab dikit. 

stress adalah kondisi dimana kapasitas tidak sebanding dengan impian atau definisi lainnya adalah ketika kemampuan menyelesaikan masalah lebih rendah dari kecepatan masalah yang datang. contoh defisini pertama misal; pengen mobil baru, tapi tabungan ga cukup.   stress? bisa tidak bisa iya. 

contoh definisi kedua; dia hanya mampu selesaikan 2 masalah perhari. tapi msalah yang datang 3 sehari. artinya dalam seminggu dia surplus 7 masalah menumpuk yang belum kelar. stress? bisa tidak bisa iya. 

kenapa saya bilang bisa iya bisa tidak? karena tergantung pendidikan orang. orang yang dididik untuk melihat maslah sebagai peluang naik kelas, sebagai tanda sayang tuhan sama dia dll bla bla (bisa baca di buku motivasi apa saja. berserak serak pembahasan ginian, tinggal mau belajar atau tidak), maka mungkin dia tidak stress. sebaliknya bisa ada yang stress hanya gara gara makan siangnya diambil orang. 

kembali ke anak, mereka juga punya semua komponen itu. 

ingin ada, kapasitas ada, pikiran ada, stress bisa jadi ada juga donk. bedanya anak itu masih lebih banyak dipangaruhi urusan hidupnya oleh irang tua. jadi??

ya jadi klw ada anak stress, mungkin lho ya mungkin, tersangka utama ya orang tua. 

kemungkinan anak stress;

1. terlalu sibuk untuk urusan yang belum tentu dia suka. memang sih tidak semua yang kita suka itu baik, tapi kalau semua hidup anak itu hanya penuh dengan sesuatu yang tidak dia suka, kan ga asik juga bro…”Yaelah hidup kok gini amat” Pikir si anak..wkwk ngakak 

anak SD jaman sekarang kelas 1 pulang jam 3 sore. bawa buku tebal. PR banyak. udah gitu belum lagi les sana sini. jadwalnya bisa ngalahin PNS. siapa yang atur gitu? orang tuanya. 

2. terlalu banyak tuntutan. kutip quote guru saya mas Ronny F ronodirdjo. “anak bukanlah orang dewasa dalam tubuh kecil”.

ga perlu saya jelaskan lha. silahkan ambil hikmah sendiri dalam dalam. intinya kalau kita terlalu nuntut anak anak sebaik kita, artinya yang anak anak sebenarnya adalah kita sendiri (baca;kekanak kanakan)

3. selebihnya, pengalaman saya layani konseling hampir 10 tahun, biasanya adalah masalah asmara. yang sebenarnya malas banget saya ladeni. karena lebaynya biasanya ikut trend film dijaman itu. beda beda lha…singkat kata itu hasil ngaruh ke tontonnan. 

so melihat semua itu, Zafira (bidadariku yang jarang fotonya saya post karena menjaga dia dari ‘ain wkwkwk) saya putuskan untuk homeschooling saja. sekolahnya santai, matpelnya dipilih yang dia butuh saja, orientasinya bisa diatur agar lebih takut dan kenal sama Rabbnya, waktu sama ortu banyak, dan tentu saja nggak bikin dia stress.  

Bukannya su’uzon,  tapi sekolah bukan hanya tempat belajaR lho.. Segala hal bisa terjadi disana.  Banyak yg baik,  banyak juga yang ga baik.

Bukannya pesimis,  tapi belajar .banyak matpel pun belum tentu semuanya terpakai didunia nyata nanti. Murid dipaksa kuasai banyak bidang, gurunya sendiri hanya bisa satu bidang.  ga berani bilang salah ntar kena delik di rezim ini, saya pilih kata “unik” saja wkwkwk

Bukannya takut,  tapi dimana mana saat ini anak selalu jadi sasaran bully dan kejahatan. 

Bukannya kurang gaul,  tapi Nyatanya memang kebutuhan pergaulan utama anak anak bukan ke teman2 nya apalagi gadget,  tapi utama saat ini adalah pergaulan paling mesra dengan ayah ibu dan dengan RabbnyA.  Tenang saja,  ada waktunya dia nanti bergaul dengan adab dan santun kok.  

Karena anak adalah project orang tuanya,  so mudah saja mengenali seseorang.  Kenalan saja sama anaknya.  Nnti juga kamu bakal tahu.   Dimana level ayah ibunya.  

Pilihan saat ini homeschooling. Bukannya pesimis sama sekolah formal,  ini hanya soal pilihan. Homeschooling berbasis adab jadi salah satu pilihan kami saat ini.  Fokus kedua adalah mengenal dan menghafal quran,  lalu terakhir barulah urusan skill dunia.  Adab jadi modal utama dia nanti bergaul dan berkarya

Sedih klw hafal quran tapi adab buruk.  Adab-hafiz-dokter.  Ini jenjang zafira saat ini. dia yang mau lho ya. kami hanya memfasilitasi. 

Inshallah usia  kelas 3sd nanti , mulai fokus biologi manusia sebagai  dasar kedokteran nya kelak.  Naik SMP ikut Ujian paket “A” nggak masalah.  Usia SMP mungkin dia udah mahir biologi dan lanjut biokimia. Usia SMA,  sambil selesaikan hafalan qur’annya,  kita bantu cari fasilitas belajar ilmu kedokteran swasta.

oh ya tambahan..no gadget sampai SMA. 

dan full luangin waktu untuk dia sampai minimal usia 13 tahun. karena biasanya bapak2 atau ibu2 itu suka sok sibuk sama urusan mereka dan lupa nemenin anak. padahal yang disibuki biasanya ga penting2 amat untuk dunia apaagi akhirat. eh pas udah tua, mau main sama anaknya, anaknya udah sibuk sama urusannya. nyeseknya tuh disini …wkwkwk

salam perubahan

#MBA

ORTU KEBETULAN

By Muhammad Bahauddin Amin

apa yang akan dilakukan oleh parent less-skill jika dua anaknya rebutan mainan?

1. akan berkata “kakak ngalah donk sama adik”

2. menyamakan mainan kakak dan adik biar tidak ada konflik. 

kenapa saya katakan ini parents yang less-skill?

untuk poin 1. sejak kapan kebenaran itu berazas usia? apakah ini pelajaran hidup yang bisa anda sampaikan kepada anak anda? 

untuk poin 2. perhatikan bahwa menyamakan mainan bukan menyelesaikan masalah apalagi membuat mereka belajar menahan diri. tapi anda hanya menunda masalah baru.

pertanyannya, anda ortu betulan atau kebetulan jadi ortu?

#superparents

#parentingindonesia

#MBApapua