JANGAN BANGUN MASJID LAGI

Hal yang anda tidak boleh lakukan setelah memiliki buku ini adalah menyimpan buku ini di rak buku lengkap dengan sampul plastiknya. 

Mengapa? 

UNESCO menyebutkan Indonesia urutan kedua terbawah soal literasi dunia (baca: minat baca rendah) hanya 0,001%. dari 1000 orang hanya 1 yang punya minat baca. 

Dan sudah menjadi kebiasaan sebagian besar kita membeli buku dan hanya sekedar jadi koleksi di rak buku. jika Anda terbiasa melakukan hal tersebut, saya sarankan waqafkan buku ini ke masjid terdekat dan yang bisa Anda jangkau. Karena kami yakin, orang yang memiliki minat baca Insha Allah ada di masjid. 

Sehingga cara sederhana tersebut secara perlahan mengubah masjid kita menjadi masjid professional serta  akan menjadi kendaraan pemersatu umat dan menjadi solusi dari permasalahan bangsa ini.

Namun jika Anda ingin melahap buku ini, segera selesaikan membacanya kurang dari 2 hari, dan bersiaplah jadilah agen perubahan di kota Anda. klik tombol pesan dibawah!

maaf juga jika ternyata ada pergeseran rencana diawal yang niat kami buku ini gratis sekarang malah kami jual. untuk masjid tetap gratis. untuk umum jadinya dijual. karena besar harapan kami buku ini dibaca, dan dorongan minat baca ternyata juga datang dari buku yang dibeli bukan di gratiskan. 

saat semua orang heboh mikirin alat pemersatu umat dengan kendaraan ekonomi, politik, sosial dll, kami punya keyakinan besar justru masjid adalah kendaraan paling kuat saat ini. dan paling punya kekuatan terbaik jika benar-benar bisa dimaximalkan. masjid adalah sumber energi umat islam, pusat pertahanan, pusat informasi, pusat pendidikan dan pusat pemodalan. dan masih banyak hal hebat yang bisa dilakukan. 

so what’s the plan?

 

Beberapa agenda promo terpaksa kami cancel karena melihat proyeksi efektivitasnya kurang memuaskan. Rencana launching buku di masjid istiqlal kami skip, seminar bedah buku kami skip, talkshow radio masih dipikirin, yang paling relevan saat ini mungkin hanya jemput bola. so doakan kami sehat selalu. 

Karena rencananya, kami sendiri yang akan antar bukunya ke masjid-masjid  sepulau jawa. buku ini akan kami sebar ke setiap masjid potensial yang kami temui selama perjalanan. berharap kekuatan silaturahmi ini bisa memberikan sedikit pengingat bahwa masih banyak PR yang harus dilakukan untuk bisa menjadi agen perubahan di tanah air.  bukan menggurui, bukan menasehati, hanya sebagai pengingat. 

persiapan kami sudah 80%. mulai dari produksi buku2 yang akan dibagi, atur rute, bahan makanan, perlengkapan camping, upgrade mobil, stok herba, koordiniasi DMI dan JPRMI, pendanaan, dokumentasi dll. 

 

perjalanan ini tidak mudah. ada lebih dari 1500 km menunggu kami, lebih dari 50 masjid yang akan jadi target kami dan kurang lebih 3 pekan perjalanan darat. tapi team sangat bersemangat, team yang akan terlibat 2 dewasa, 2 anak dan 1 bayi. masing2 sudah punya peran. Modal utamanya Happy…itu penting.  karena kami akan bertemu banyak orang baru, tempat baru, kuliner baru, sharing pengetahuan, camping di halaman masjid manapun ketika lelah dan semoga bisa membawa sedikit perubahan dari langkah kecil ini. 

Anda yang punya referensi masjid potensial yang mungkin bisa kami singgahi didalam rute kami, mohon hubungi admin kami lalu infokan nama masjid dan alamatnya. inshallah kami merapat!

Jadwal berangkat tadinya 6 november bergeser menjadi 4 desember 2020

Finally, anda yang sudah membaca dan ingin bergabung ke komunitas “jaringan pejuang masjid nasional”, siapkan diri anda. tugas anda adalah sebagai motor bagi masjid2 di sekitar anda. kontak WA saya untuk koordinasi dan sampai ketemu di MUKERNAS 1 maret 2021 mendatang. 

GALERI FOTO SAFAR 2020

Buku terbaru MBA launching agustus 2021